Menu
Kursi

Sebuah kursi diciptakan dengan tujuan sebagai tempat duduk. Namun dalam keadaan darurat (kondisi tidak normal), kursi tersebut dapat digunakan sebagai tempat makan. Tetapi sebuah kursi tidak akan pernah mungkin digunakan sebagai alat penerangan.

“Setiap apapun yang ada didunia pasti memiliki sebuah tujuan”

Kegagalan kita dalam mengenali tujuan dari suatu benda akan berakibat benda tersebut tidak dapat difungsikan sebagaimana mestinya atau benda tersebut tidak dapat digunakan secara maksimal.

Ambil contoh dari kursi diatas,
– Seumur hidup kursi tersebut tidak akan pernah dapat difungsikan sebagai alat penerangan. Karena tujuan kursi tersebut diciptakan bukanlah untuk alat penerangan. Inilah yang disebut benda tersebut tidak dapat difungsikan sebagaimana mestinya.
– Kursi dalam kondisi darurat dapat digunakan sebagai tempat makan. Sekalipun dapat difungsikan selain tujuan utama benda tersebut, tetapi kursi tersebut tidak akan dapat berfungsi secara maksimal.

Untuk dapat berfungsi maksimal, sangat penting untuk mengetahui tujuan.

Yang paling mengerti tujuan utama suatu benda diciptakan adalah sang pencipta atau creator dari benda tersebut.

Panggilan Yeremia

Di Yeremia 1:4-10, Yeremia dipanggil dan diutus oleh Allah untuk menggenapi tujuan hidupnya. Ia dipanggil untuk menjadi Nabi bagi bangsa Israel.

Yeremia 1:4 Firman TUHAN datang kepadaku, bunyinya:
Yeremia 1:5 “Sebelum Aku membentuk engkau dalam rahim ibumu, Aku telah mengenal engkau, dan sebelum engkau keluar dari kandungan, Aku telah menguduskan engkau, Aku telah menetapkan engkau menjadi nabi bagi bangsa-bangsa.”

Salah satu hal yang paling ditakutkan oleh Yeremia dalam menanggapi panggilan ini adalah karena ia tidak pandai bicara. Kekhawatiran dan ketakutan dapat menjauhkan kita dari panggilan hidup kita.

Seandainya Yeremia tidak berani melangkah, maka hingga akhir hidupnya, ia tidak akan pernah menjadi Nabi bagi bangsa Israel. Untuk memenuhi panggilan atau tujuan hidup, kita harus berani melangkah.

Spesifik

Tuhan menciptakan kita dengan tujuan yang spesifik. Bahkan seorang anak kembar sekalipun dilahirkan dengan karunia dan sifat yang berbeda. Bukan berarti hanya karena kita tidak tahu apa yang menjadi tujuan hidup kita, kemudian kita simpulkan bahwa kita tidak memiliki tujuan hidup.

Setiap kita memiliki tujuan hidup yang spesifik. Tugas kita adalah mencari dan bertanya kepada sang pencipta kita.

S.H.A.P.E

Saya percaya bahwa setiap karunia, talenta, ataupun pengalaman diberikan Tuhan untuk sebuah tujuan tertentu. Kita ambil contoh kehidupan Yusuf.

Sebelum diangkat menjadi wakil atas Mesir dan dipercayakan untuk mengelolanya, Yusuf memiliki pengalaman dalam mengelola sesuatu hal yang lebih kecil. Sebelumnya Yusuf diberikan kuasa untuk mengelola rumah Potifar dan mengelola tahanan-tahanan yang ada di Penjara.

Rick Warren dalam bukunya Purpose Driven Life, merumuskan SHAPE agar kita dapat mengenali panggilan hidup kita.

S = Spiritual Gift (Karunia Rohani) – Karunia-karunia Rohani (1 Kor 12:7-10 dan 1 Kor 12:28)
H = Heart (Beban Hati) – Beban hati dimana kita melayani.
A = Ability (Talenta & Skill) – Talenta yang kita miliki.
P = Personality (Kepribadian) – Kepribadian kita (Dominance, Influence, Steadiness, Conscientiousness).
E = Experience (Pengalaman) – Pengalaman-pengalaman hidup kita.

Rumusan diatas memang tidak menggambarkan tujuan secara spesifik, akan tetapi bukan secara kebetulan setiap talenta Tuhan berikan dalam kehidupan kita. Untuk mengenal tujuan hidup kita pengenalan diri kita memang diperlukan tetapi lebih daripada itu, hubungan kita dengan Pencipta kita jauh lebih penting.

Conclusion

Akhir kata, Jika sebuah kursi saja memiliki tujuan mengapa ia diciptakan, apalagi kita yang merupakan ciptaan Tuhan pasti memiliki tujuan yang spesifik. Yang harus kita lakukan adalah mencari dan mengerti tujuan kita dan sumbernya bukan dari teman kita, keluarga kita, ataupun saudara kita, tetapi dari Sang Pencipta kita, Tuhan kita. Semoga bermanfaat! God Bless.

Sumber
– Strength, Integrity, Purpose – Ary M. Wibowo
– Permainan Cantik – Jeffrey Rachmat
– Purpose Driven Life – Rick Warren

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *